Kecelakaan Maut Di Paninggaran,Satu Orang Tewas


Hasil gambar untuk ilustrasi kecelakaan mautPANINGGARAN - Naas menimpa Sodie (31) asal Desa Slimpetan Kecamatan Pugelan Kabupaten Banjarnegara, kemarin. Pasalnya ia harus meregang nyawa usai sepeda motor Satria Fu KH-5003-HE yang dikendarai terpeleset hingga menabrak mobil Suzuki Katana G-7949-AB dikemudikan Gama Satria Sigit (27) di jalan Raya Paninggaran.

Adapun peristiwa naas itu terjadi sekira pukul 06.00, tepatnya di Jalan Raya Kajen Kalibening KM 13,3 Desa Paninggaran. Semula mobil Suzuki Katana G-7949-AB dikemudikan Sigit melaju dari arah selatan menuju ke utara dengan kecepatan sekitar 30 km/jam. Tak lama kemudian sesampainya di lokasi dengan kondisi jalan menanjak dan menikung tajam.

Saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju menurun dengan kencang sepeda motor Suzuki Satria KH-5003-HE, dan karena kondisi licin ketika ditikungan tiba-tiba terjatuh dan pengendara terpental masuk ke bawa kendaraan Suzuki Katana dan tertabrak. Sepeda motor korban pun ringsek lantaran tabrakan tersebut.

Akibat kejadian itu pengendara sepeda motor mengalami luka cukup serius pada kepala. Meski sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat namun nyawa korban tak dapat diselamatkan saat dalam penanganan medis di IGD Puskesmas Paninggaran.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP Aries Tri Hartanto ketika dikonfirmasi atas kecelakaan tersebut membenarkan. Menurutnya korban meninggal dunia disaat mendapat penangan medis Puskesmas Paninggaran karena mengalami luka berat pada kepala. "Kasus ini masih ditangani laka lantas untuk penyelidikan lebih lanjut," terangnya.

Adapun penyebab kecelakaan diduga jalan dalam kondisi licin karena guyuran hujan, dan korban tidak mengetahui kondis medan jalan.

"Dalam kejadian itu korban sempat masuk ke bawah mobil karena sebelumnya terpental dari sepeda motor," lanjutnya.

Adanya kejadian itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa berhati-hati ketika menaiki sepeda motor dalam kondisi jalan yang licin. Karena dapat mengakibatkan kecelakaan.

Lebih baru Lebih lama