404 Mahsiswa STAIN,KKN 45 Hari Di Kabupaten Pekalongan

KAJENBupati Pekalongan Drs. Amat Antono, M.Si yang diwakili oleh Kepala Bappeda Kab. Pekalongan, Ir. Bambang Irianto, M.Si menerima sebanyak 404 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pekalongan,untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kab. Pekalongan,Rabu (13/4).

Mereka direncanakan akan mengabdikan diri di 34 desa di 3 wilayah Kecamatan, yaitu 11 desa di Kec. Lebakbarang, 13 desa di Kec. Doro, dan 10 desa di Kec. Talun, selama 45 hari, sejak 13 April 2016 hingga 27 Mei 2016. Panitia KKN, Mushofa Basyir, MA dalam laporannya mengungkapkan bahwa KKN tahun ini mengambil tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid”, dengan harapan agar masjid dapat dioptimalkan perannya bagi masyarakat, agar masjid dapat digunakan sebagai pintu masuk perjuangan dan mampu mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat peradaban, tidak hanya sebagai pusat ibadah wajib. 
 
Ditambahkan Mushofa, bahwa tahun ini KKN STAIN akan mengintegrasikan 3 dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat, karena selama ini paradigma KKN menurutnya hanya menitikberatkan pada dharma ke-3 saja yaitu pengabdian masyarakat, untuk itu STAIN ingin merubahnya dengan mengintegrasikan 3 dharma tersebut sehingga dapat memberi solusi permasalahan di masyarakat. 
 
“Manfaatkan KKN ini untuk belajar secara nyata kepada masyarakat dan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas diri sehingga bermanfaat dikemudian hari,” ungkapnya.
 
Pada bagian lain, Ketua STAIN, Dr. Ade Dedi Rohayana, M.Ag dalam sambutannya mengungkapkan rasa terimakasihnya atas kepercayaan dan kesediaan Pemkab. Pekalongan menerima mahasiswa STAIN untuk melaksanakan KKN di wilayahnya. Ade juga mengabarkan bahwa jika tidak ada kendala, maka satu atau dua bulan kedepan STAIN akan beralih status menjadi IAIN dengan diterbitkannya SK. Presiden yang mengesahkannya. Dirinya juga berharap keberadaan para mahasiswa dapat memberikan rahmat dan kebaikan kepada masyarakat.
 
“ Saya berharap teman-teman mahasiswa KKN dapat menghidupkan nilai-nilai Islam, khususnya nilai  Rahmatan lil’alamin,” tegasnya.
 

Lebih baru Lebih lama