KAJEN - Dari sekitar 80-an ribu warga yang belum
melakukan perekaman e KTP, saat ini tinggal pada kisaran 40-an ribu
warga yang belum melakukan perekaman e KTP. Dindukcapil Kabupaten Pekalongan optimis hingga bulan
Februari mendatang, seluruh warga yang belum melakukan perekaman e KTP
tersebut seluruhnya sudah melakukan perekaman.hal tersebut menyusul telah disebarnya 6 alat cetak KTP baru di beberapa kecamatan.
Sekretaris
Dindukcapil Kabupaten Pekalongan, Bambang Supriyadi, ditemui di kantor sementara Dindukcapil di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Rowolaku,
Kajen, mengatakan bahwa sebelum DPS
ditetapkan KPU,diharapkan warga masyarakat sudah melakukan perekaman.
"Sejak 23 Oktober 2017 kami sudah
mengintruksikan seluruh operator di kecamatan di seluruh Kabupaten
Pekalongan untuk melakukan jemput bola, dan saat ini sudah menginjak
jemput bola yang kedua. Dalam rangka percepatan, melalui
anggaran 2017, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi memberi pendekatan
pelayanan kepada masyarakat, yakni dibelikan alat cetak KTP elektronik
enam unit, sehingga kini tidak tersentral di Dindukcapil," jelasnya.
Sementara itu untuk mempercepat pencetakan KTP elektronik (e KTP) sebelum
Pilgub 2018, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil)
Kabupaten Pekalongan menerapkan prinsip 'gas pol, rem blong'. Artinya,
seluruh operator yang ada diminta untuk mempercepat pencetakan seluruh
data pemohon yang sudah siap cetak.
"Kami perintahkan kepada operator,Intinya yang sudah 'print ready record'
atau sudah siap dicetak, saya perintahkan untuk segera dicetak. Saya
punya prinsip dengan rekan-rekan silahkan cetak KTP elektronik dengan
cara 'gas pol, rem blong', jadi dipercepat semua," tandasnya.
Tags:
Warta Kajen
